Kemranjen (27/11/2027) - Dalam upaya meningkatkan pelayanan publik dan menjaga integritas, Kepala KUA Kemranjen, Apriliyanto, beserta seluruh staff mengadakan meeting pagi yang membahas berbagai aspek penting dalam pengelolaan arsip wakaf. Salah satu topik utama adalah urgensi e-AIW sebagai solusi digitalisasi arsip wakaf, yang diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam penyimpanan dan pengelolaan data.
Dalam era digital saat ini, pentingnya arsip wakaf tidak bisa dianggap sepele. Kesulitan dalam mengelola dokumen-dokumen berharga sering kali menjadi kendala di banyak instansi. Dengan hadirnya aplikasi e-AIW, KUA Kemranjen berkomitmen untuk menyimpan arsip wakaf secara lebih teratur dan efisien. Hal ini sejalan dengan ikhtiar pemerintah untuk menjaga dokumen negara di dalam ekosistem wakaf. Masyarakat juga akan diuntungkan, karena akses terhadap informasi akan semakin mudah dan transparan.
Selain itu, dalam meeting tersebut juga dibahas tentang keberlanjutan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM). Kegiatan survei ini sangat penting untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan KUA. Dengan mengetahui feedback dari masyarakat, KUA Kemranjen dapat melakukan perbaikan dan inovasi dalam pelayanan, sehingga kualitas penyelenggaraan pelayanan publik dapat ditingkatkan.
Melalui implementasi e-AIW dan survei kepuasan masyarakat, diharapkan KUA Kemranjen dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, berintegritas, dan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. Semua langkah ini adalah bagian dari upaya bersama untuk menjadikan KUA sebagai lembaga yang responsif terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat.
Dengan demikian, kehadiran e-AIW bukan hanya sekedar alat, tetapi merupakan sebuah langkah strategis untuk memastikan bahwa arsip wakaf dikelola dengan baik dan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik. Dengan komitmen semua pihak, KUA Kemranjen siap menjawab tantangan zaman melalui digitalisasi dan peningkatan mutu layanan. (@p)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar