KUA Kemranjen siap untuk melayani anda dengan sepenuh hati
Tampilkan postingan dengan label Beranda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beranda. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Januari 2026

Selamat Jalan Wahai Sahabat

Hari ini, Selasa 20 Januari 2026 sekitar pukul 17.00 wib kabar mengejutkan datang menghampiri kita. Sore hari, melalui Grup WA, kami menerima berita duka bahwa Bapak Iqbal Husain, LC, Kepala/Penghulu KUA Purwokerto Utara, telah mengalami kecelakaan motor dari arah alasmalang-wijahan dan dilarikan ke Rumah Sakit Medika Lestari Buntu Kemranjen. Rasa khawatir dan harapan bersatu dalam benak kami, namun tak lama setelah itu, berita yang lebih memilukan tiba, Bapak Iqbal Husain telah meninggal dunia.

Dalam momen penuh rasa duka ini, air mata tak tertahan mengalir. Harapan untuk kesembuhan lenyap seiring dengan hilangnya sosok yang begitu berarti bagi banyak orang. Kami teringat akan kebijaksanaan dan dedikasi Bapak Iqbal dalam menjalankan tugasnya, serta betapa hangat dan sabarnya ia menghadapi setiap tantangan. Dalam hati, kami berdoa, "Innalillahi wa inna ilaihi rooji'uun, semoga Engkau Khusnul Khotimah wahai sahabatku."

Kehilangan seorang sahabat seperti Bapak Iqbal bukanlah hal yang mudah. Namun, di tengah kesedihan ini, kita perlu berpegang pada keyakinan bahwa setiap jiwa yang pergi telah kembali kepada Tuhan-Nya. Semoga Bapak Iqbal Husain mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan semoga keluarganya yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi kehilangan yang mendalam ini.

Kita akan selalu mengenang kebaikan dan jasa-jasanya dalam menjalani kehidupan ini. Selamat jalan wahai sahabat, pertemuan kita di dunia ini hanyalah sementara. Kita akan berjumpa kembali di Jannah-Nya, tempat yang penuh dengan kedamaian dan kebahagiaan abadi. Mari kita panjatkan doa bagi beliau dan semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari perjalanan hidupnya. (@)

Senin, 19 Januari 2026

Doa sebagai Landasan Spiritual: Pesan Kepala untuk Pegawai KUA

Kemranjen - Semangat pagi di KUA Kemranjen, Kabupaten Banyumas, selalu dipenuhi atmosfer yang positif. Seluruh jajaran ASN dan pegawai berkumpul untuk mengikuti rutinitas apel pagi. Dalam kegiatan ini, Kepala KUA, Apriliyanto, memimpin apel dengan penuh semangat dan dedikasi. Senin (19/01/26)

Dalam amanatnya, Apriliyanto menekankan pentingnya menyeimbangkan tugas dan ibadah. Menurutnya, pengabdian kepada umat dan negara harus dilakukan dengan sepenuh hati. "Kinerja yang hebat akan menjadi lebih bermakna jika dibarengi dengan ibadah yang tulus," ungkapnya. Dia mengajak seluruh pegawai untuk menjaga integritas, disiplin, dan meningkatkan etos kerja. Namun, ia juga mengingatkan agar tidak melupakan sisi ibadah yang menjadi sumber kekuatan batin dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Salah satu pesan yang disampaikan adalah tentang doa mengawali kerja di KUA Kemranjen. Doa tidak hanya menjadi tradisi, tetapi menjadi landasan spiritual dalam menghadapi setiap tantangan pekerjaan. Dengan berdoa, pegawai diharapkan mampu mengurangi sifat marah, menahan emosi, dan memperbanyak permohonan kepada Allah SWT. Apriliyanto berharap bahwa dengan ketulusan dalam beribadah, keberkahan akan datang bagi seluruh pegawai dan masyarakat sekitar.

Apel pagi ini bukanlah sekadar rutinitas; ia menjadi momen refleksi diri bagi pegawai KUA Kemranjen. Kehadiran pemimpin yang memberikan teladan baik dalam aspek spiritual maupun profesional merupakan motivasi untuk memberikan pelayanan yang humanis dan berkualitas. Ini adalah langkah menuju birokrasi yang melayani sepenuh hati dan diridhai Ilahi.

Dengan semangat pagi tersebut, KUA Kemranjen berkomitmen untuk mewujudkan nilai-nilai Kementerian Agama yang moderat dan solutif. Semoga setiap hari dimulai dengan doa dan keikhlasan, membawa keberkahan, kebermanfaatan, dan keberhasilan bagi semua. Akhir kata, mari kita jadikan semangat dan nilai-nilai ini sebagai pedoman dalam setiap langkah kita. Dengan menyeimbangkan tugas dan ibadah, kita tidak hanya melayani masyarakat dengan baik, tetapi juga mendapatkan berkah dari Allah SWT. (aaa)

Minggu, 18 Januari 2026

ASN KUA Emban Misi Ganda sebagai Pelayan Negara dan Pelayan Umat

Banyumas - Dalam era yang semakin kompleks ini, peran ASN di KUA tidak hanya terbatas pada tatanan administratif. ASN KUA, khususnya di Kecamatan Kemranjen, dituntut untuk menghadirkan dampak positif baik di tempat kerja maupun di lingkungan masyarakat. Kepala KUA Kemranjen, Apriliyanto, dengan tegas menyampaikan pentingnya nilai pengabdian, integritas, dan kepedulian sosial dalam menjalankan tugas. Artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai peran ganda ASN KUA dalam pengabdian mereka. Minggu (18/01/26)

Dalam menghadapi tantangan zaman, ASN KUA Kemranjen diharapkan untuk tidak hanya kuat secara formal dan administratif. Lebih dari itu, mereka harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Apriliyanto menegaskan, setiap ASN memiliki dua dimensi pengabdian: sebagai pelayan negara dan masyarakat serta sebagai pelayan umat. Kedua peran ini perlu dijalankan seimbang agar dapat memberikan kontribusi maksimal di tengah masyarakat.

Program KUA Berdampak menjadi landasan bagi ASN KUA Kemranjen untuk berkontribusi aktif di berbagai lingkungan. Mereka diajak untuk mendedikasikan potensi diri, bukan hanya di kantor tetapi juga di rumah dan lingkungan sekitar. Ini berarti bahwa ASN harus senantiasa menghadirkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari, menunjukkan sikap peduli melalui aksi nyata, dan terlibat dalam kegiatan sosial serta keagamaan.

Ning Zulaikha, salah satu ASN di KUA Kemranjen, merupakan contoh teladan dalam penerapan arahan tersebut. Sebelum bergabung sebagai ASN, beliau sudah aktif dalam organisasi keagamaan, seperti Muslimat NU Kecamatan Kemranjen. Kegiatan semacam ini tidak hanya mendukung pengembangan diri, tetapi juga memperkuat citra positif KUA di mata masyarakat.

Keterlibatan ASN KUA Kemranjen dalam kegiatan sosial sangat penting. Keberadaan mereka di tengah masyarakat diharapkan mampu memberi dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat sekitar. Melalui tindakan nyata, seperti menyelenggarakan acara keagamaan dan kegiatan sosial, ASN KUA Kemranjen dapat menunjukkan kepedulian pada isu-isu yang dihadapi masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak yang menekankan arti penting keterlibatan ASN dalam merespons kebutuhan masyarakat.

Citra positif KUA Kemranjen di mata masyarakat sangat bergantung pada sejauh mana ASN melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Keberhasilan ASN KUA Kemranjen dalam menjalankan peran ganda mereka dapat menjadi contoh bagi instansi lain. Dengan memberikan manfaat nyata, ASN bukan hanya sebagai pegawai negeri, tetapi juga sebagai agen perubahan yang menggerakkan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Peran ganda ASN KUA di Kecamatan Kemranjen sebagai pelayan negara dan masyarakat, serta pelayan umat, adalah sebuah tantangan sekaligus peluang. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, ASN KUA dapat berkontribusi secara signifikan di lingkungan kerja dan masyarakat. Implementasi program KUA Berdampak tidak hanya sekadar misi, tetapi merupakan wujud nyata dari komitmen ASN KUA dalam menciptakan perubahan yang positif. Keberadaan mereka diharapkan mampu membawa dampak yang luas, menjadikan mereka teladan dan penggerak bagi masyarakat serta menjaga nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat. (nz)

Aktif di Kantor dan Mengabdi Lewat Muslimat NU

Purwokerto - Di tengah kesibukan sebagai ASN KUA Kemranjen, Rofiah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugasnya. Ia tidak hanya fokus pada pekerjaan administratif di kantor, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Keterlibatan Rofiah dalam pengajian rutin merupakan salah satu contoh nyata bagaimana ASN KUA dapat berperan ganda dalam mengabdi kepada masyarakat dan agama. Minggu (18/01/26)

Rofiah berpartisipasi dalam kegiatan Pengajian Rutin Ahad Kliwon yang dipimpin oleh Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga menjalin silaturahmi dengan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini, Rofiah berkontribusi terhadap pembinaan spiritual dan sosial di komunitasnya.

Kepala KUA Kemranjen, Apriliyanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap keaktifan ASN KUA Kemranjen, khususnya Ibu Rofiah. “Saya mengapresiasi keaktifan Ibu Rofiah dalam kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat, sehingga ASN KUA benar-benar menjadi manusia yang terbaiki, yaitu bermanfaat bagi lingkungan,” tegas Apriliyanto, Kepala KUA Kemranjen. Pernyataan ini menegaskan pentingnya peran ASN KUA dalam menciptakan dampak positif di masyarakat.

Dengan sikap rendah hati dan komitmen yang tinggi, Rofiah menjadi teladan bagi rekan-rekannya di instansi pemerintah. Ia membuktikan bahwa sebagai ASN, kita tidak hanya bertugas dalam lingkup kantor, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Dalam konteks ini, ASN KUA tidak hanya berfungsi sebagai pelayan administrasi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berperan aktif dalam memperkuat kehidupan spiritual masyarakat.

Aktivitas keagamaan yang dilakukan oleh Rofiah menunjukkan bahwa ASN KUA dapat menjadi manusia terbaik dengan bermanfaat bagi masyarakat dan agama. Dengan demikian, pengabdian seperti yang dilakukan oleh Rofiah sangat penting dalam membangun karakter ASN yang tidak hanya profesional, tetapi juga berakhlak mulia. Semoga contoh kepemimpinan dan pengabdian ini dapat menginspirasi ASN lainnya untuk lebih aktif dalam kegiatan yang mendukung nilai-nilai keagamaan dan kebaikan sosial. (aaa)

Bertemu dengan Senior: Ajang Serap Ilmu dan Pengalaman

Banyumas - Ditengah kesibukannya sebagai Kepala KUA Kemranjen, Apriliyanto menyempatkan diri untuk bertemu dengan salah satu pensiunan yang sangat berpengalaman, Tohari. Pertemuan ini bukan hanya sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan emas untuk meningkatkan kompetensi dari pengalaman senior yang dimiliki oleh Tohari. Minggu (18/01/26)

Dalam dunia kerja, terutama di sektor pelayanan publik seperti Kementerian Agama, pengalaman adalah guru yang paling berharga. Tohari, yang telah mengabdi selama puluhan tahun, memiliki banyak cerita dan pelajaran yang bisa dipetik. Dari pertemuan tersebut, Apriliyanto menyampaikan betapa pentingnya dedikasi dan loyalitas dalam bekerja. Menurut beliau, sikap ini adalah fondasi utama bagi setiap pegawai dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Salah satu poin menarik yang dibagikan oleh Tohari adalah tentang ketulusan dan kejujuran dalam pengabdian. Dalam setiap langkah yang diambil, beliau menekankan bahwa menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika adalah kunci untuk membangun kepercayaan di antara rekan kerja dan masyarakat. Ini adalah pelajaran yang sangat relevan dan patut dicontoh, terutama bagi para generasi muda yang baru memulai karir mereka.

Melalui pertemuan ini, Apriliyanto tidak hanya menyerap informasi berharga, tetapi juga termotivasi untuk menerapkan prinsip-prinsip yang disampaikan oleh Tohari dalam tugas sehari-harinya. Beliau merasa bahwa pengalaman senior dapat menjadi peta jalan yang membantu meningkatkan kompetensi diri dan tim. Bisnis dan lembaga pemerintah perlu memahami bahwa pengetahuan yang didapatkan dari pengalaman nyata seringkali lebih mendalam dibandingkan teori yang diajarkan di kelas.

Kesempatan untuk belajar dari para senior adalah sesuatu yang harus dimanfaatkan dengan baik. Pertemuan antara generasi muda dan senior seperti ini dapat menciptakan sinergi yang positif, di mana pengetahuan dan pengalaman saling mengisi. Apriliyanto berharap, lebih banyak pertemuan serupa akan dilakukan agar semangat untuk belajar dan berbagi dapat terus berkembang di lingkungan KUA  Kemranjen.

Akhir kata, bertemu dengan senior seperti Tohari bukan sekadar kegiatan biasa. Ini adalah investasi berharga bagi masa depan, di mana pengalaman dan kebijaksanaan senior mampu memberikan panduan yang jelas untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan publik yang lebih baik. (aaa)

Jumat, 09 Januari 2026

KUA Kemranjen hadiri Haflah Ponpes Hidayatul Mubtadiin: Simbol Persatuan Ulama dan Umaro Jalin Sinergi

 Banyumas - Dalam suasana penuh khidmat pada malam hari Jumat, 09 Januari 2026, Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin di Sumur Amba Kebarongan Kemranjen menyelenggarakan acara yang sangat spesial: Haflah akhirussanah, Haul Masyayikh, dan Tahlil Massal. Acara ini bukan hanya sekadar acara tahunan, tetapi juga menjadi wujud nyata dari sinergi antara ulama dan umaro dalam membangun umat.


Dalam kesempatan ini, hadir Bapak Miftahudin dan Bapak Yono, penyuluh agama Islam yang mewakili Kepala KUA Kecamatan Kemranjen. Kehadiran mereka menandakan adanya sinergi antara media silaturrohmi KUA dan Ponpes, yang selama ini terus berupaya mempererat hubungan dalam rangka memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Sinergi ini tentunya sangat penting dalam membina spiritual dan moral umat.

Pembicara utama pada acara tersebut adalah Syekh Dr. Ammar Azmi A-Rafati Al-Jailani, Imam Besar Masjid Al Aqso Palestina. Kehadirannya memberikan nuansa internasional dan menambah kharisma acara tersebut. Pembicaraan beliau tentang pentingnya persatuan di kalangan umat Muslim sangat menginspirasi para jamaah yang hadir, terutama di tengah tantangan yang dihadapi oleh komunitas Muslim di seluruh dunia.

Selain itu, acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting lainnya, seperti Camat Kemranjen, Kapolsek Kemranjen, serta Kepala Desa Kemranjen. Keberadaan mereka menunjukkan dukungan pemerintah dalam memajukan pendidikan agama dan membawa pesan damai dari ulama kepada masyarakat. Sebuah kolaborasi yang kuat antara pihak-pihak ini sangat diharapkan dapat membentuk generasi yang lebih baik ke depan.

Ketua Panitia, Gus Mukhtarul Anam, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada segenap tamu undangan dan semua pihak yang telah mendukung kesuksesan acara ini. “Tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari semua pihak, acara ini tidak akan bisa terselenggara dengan baik,” ujarnya. Pernyataan ini mencerminkan betapa pentingnya kerjasama antar elemen masyarakat dalam membangun umat yang lebih kuat.

Secara keseluruhan, Haflah Ponpes Hidayatul Mubtadiin kali ini bukan hanya sekadar ajang perayaan, tetapi juga menjadi wadah untuk menguatkan tali persaudaraan dan kerjasama antara ulama dan umaro. Melalui acara seperti ini, diharapkan tercipta ikatan yang semakin erat dalam membangun umat, menuju masyarakat yang lebih religius, damai, dan sejahtera. (mf)

Dedikasi Tak Tergoyahkan: Kunci Sukses Pelayanan Humanis di KUA Kemranjen

 


Banyumas - Pada setiap hari Jum'at yang lumayan ramai, dua front liner KUA Kemranjen, Ibu Suwarsih dan Mba Ismi, selalu berusaha melayani dengan penuh kedewasaan mental dan emosi. Mereka senantiasa menerapkan prinsip 3 S (Senyum, Salam, dan Sapa) sesuai arahan dari pimpinan mereka. (09/01).

Meski sering kali dihadapkan dengan masyarakat yang berbicara dengan nada lantang dan disertai emosi, kedua front liner ini tetap berusaha menghadapi setiap situasi dengan kepala dingin. Mereka menyambut para pengunjung dengan sambutan yang hangat, memberikan penjelasan yang gamblang serta mudah dimengerti.

Ibu Suwarsih, salah satu front liner yang telah berpengalaman, selalu mengingatkan pentingnya kesabaran dalam tugasnya sehari-hari. "Kesabaran adalah kunci utama, karena menghadapi masyarakat yang gaya bicara dan emosinya berbeda-beda," ujarnya. Tidak jarang, percakapan dengan masyarakat dapat memanas, namun dengan tekad dan kesabaran, permasalahan bisa diselesaikan dengan baik.

Kedewasaan mental dan emosi menjadi kunci pelayanan humanis yang diterapkan oleh Ibu Suwarsih dan Mba Ismi. Keduanya memahami bahwa setiap individu memiliki latar belakang dan kondisi emosional yang berbeda. Dalam menjalankan tugasnya, mereka selalu berupaya untuk tidak terpancing emosi dan tetap memberikan pelayanan terbaik.

Salah satu cara yang efektif untuk meredakan ketegangan adalah dengan menerapkan 3 S: Senyum, Salam, dan Sapa. Dengan senyuman yang tulus, salam yang ramah, dan sapaan yang menyenangkan, suasana tegang sering kali bisa mencair. Prinsip ini bukan hanya sebuah formalitas, tetapi juga menunjukkan rasa hormat dan kepedulian terhadap masyarakat.

Dedikasi Ibu Suwarsih dan Mba Ismi dalam melayani masyarakat di KUA Kemranjen patut diapresiasi. Mereka tidak hanya menjalankan tugas dengan profesional, tetapi juga dengan hati. Mereka memahami bahwa melayani masyarakat adalah panggilan yang membutuhkan lebih dari sekadar keterampilan teknis; dibutuhkan juga hati yang ikhlas dan empati yang tinggi.

Di tengah segala tantangan yang dihadapi, baik Ibu Suwarsih maupun Mba Ismi terus berusaha memberikan pelayanan yang maksimal. Keduanya menjadi contoh nyata bahwa dengan kesabaran, kedewasaan mental dan emosi, serta pendekatan yang humanis, setiap masalah bisa dihadapi dengan lebih baik. (is)

Rabu, 07 Januari 2026

Kepala KUA dan Penyuluh hadiri Syukuran HAB Kemenag ke-80 : Momen Refleksi.

Banyumas - Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) ke-80 merupakan momentum yang sangat berarti bagi semua pihak yang terlibat dalam upaya pelayanan kepada masyarakat. Pada tanggal 7 Januari 2026, acara puncak peringatan ini berlangsung di aula Al Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Dengan dimulainya kegiatan sekitar pukul 08.00 WIB, berbagai elemen penting dari pemerintah daerah dan instansi terkait hadir untuk merayakan dan merefleksikan perjalanan Kementerian Agama selama ini.

Acara ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi ajang untuk meneguhkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Bupati Banyumas, Sekda Kabupaten Banyumas, serta Plt Ketua DPRD Kabupaten Banyumas turut mendukung kegiatan ini, menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kemenag dalam mewujudkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Kehadiran Kepala KUA se-Kabupaten Banyumas, Pengawas Madrasah, dan Kepala Madrasah, termasuk Apriliyanto dari KUA Kemranjen dan Ibu Siti Rofiqoh, Penyuluh Agama Islam PNS, menjadi tanda sinergi di antara para penyuluh dan pemangku kepentingan lainnya. Dalam momen ini, mereka bersama-sama merefleksikan perjalanan panjang Kementerian Agama, yang telah berkontribusi dalam penguatan nilai-nilai agama serta pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.

Refleksi ini mencakup pencapaian-pencapaian yang telah diraih serta tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas mulia ini. Para peserta diajak untuk berpikir kritis tentang langkah-langkah yang perlu diambil ke depan dalam rangka menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Salah satu fokus utama dari perayaan Hari Amal Bakti kali ini adalah peningkatan kualitas pelayanan. Kemenag berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem pelayanannya demi memenuhi harapan masyarakat. Dalam sambutan-sambutannya, banyak pemimpin yang menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi dalam setiap aspek pelayanan publik, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari keberadaan Kementerian Agama.

Dalam konteks ini, peran Penyuluh Agama juga sangat vital. Kehadiran mereka sebagai garda terdepan dalam memberikan pendidikan dan informasi keagamaan menunjukkan bahwa Kemenag tidak hanya bertugas sebagai regulator, tetapi juga sebagai fasilitator dalam pengembangan spiritual masyarakat.

Momen syukuran ini bukan hanya sekadar memperingati hari lahirnya Kemenag, tetapi juga merupakan ungkapan syukur atas nikmat Allah SWT. Semua yang hadir menyadari bahwa keberhasilan yang diraih adalah hasil kerja keras dan dedikasi segenap insan Kementerian Agama. Dengan semangat yang baru dan tekad yang kuat, mari kita melangkah maju bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan, demi terciptanya masyarakat yang lebih baik, berlandaskan pada nilai-nilai agama yang luhur. Semoga Hari Amal Bakti Kemenag yang ke-80 ini bisa menjadi titik awal untuk berbagai inovasi dan terobosan baru yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. (aa)

Senyum Ramah di Balik Meja Layanan KUA Kemranjen

 BANYUMAS – Suasana hangat langsung menyapa siapa saja yang melangkah masuk ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kemranjen. Di tengah kesibukan administrasi awal tahun, pelayanan di garda terdepan atau front office KUA Kemranjen tampak berbeda dengan mengedepankan pendekatan personal yang humanis. (07/01)

Petugas front office, Ismi, terlihat sigap namun tetap sabar melayani satu per satu warga yang datang, mulai dari konsultasi pendaftaran nikah hingga urusan administrasi lainnya. Menurut Ismi, melayani masyarakat bukan sekadar menunaikan kewajiban pekerjaan, melainkan bentuk pengabdian. "Bagi kami, bisa melayani masyarakat dengan penuh rasa kekeluargaan, keramahan, dan memastikan mereka merasa nyaman adalah sebuah kebahagiaan tersendiri. Kami ingin warga yang pulang dari sini merasa terbantu dan tersenyum," ungkap Ismi di sela-sela aktivitasnya.

Kesabaran petugas dalam menjelaskan prosedur operasional standar (SOP) menjadi kunci utama, mengingat beragamnya latar belakang masyarakat yang datang. Pendekatan yang santun ini terbukti mampu menciptakan suasana kantor yang jauh dari kesan kaku. Kepala KUA Kemranjen, Apriliyanto, menegaskan bahwa pola pelayanan tersebut merupakan bagian dari visi besar instansi yang dipimpinnya. Pihaknya terus berupaya memutus stigma birokrasi yang rumit dengan menghadirkan layanan yang cepat, tepat, dan ramah.


Keramahan tersebut berbuah apresiasi positif dari warga. Ahmad (34), salah satu warga yang tengah mengurus berkas, mengaku terkesan dengan kecepatan dan sikap petugas. Menurutnya, citra pelayanan publik yang kaku sama sekali tidak terlihat di KUA Kemranjen. "Tadi saya sempat bingung soal persyaratan, tapi petugas menjelaskan dengan sangat sabar dan detail. Pelayanannya cepat, ruangannya nyaman, dan yang paling penting petugasnya sangat ramah, jadi kita yang datang tidak merasa sungkan," ujar Ahmad dengan nada puas. Senada dengan itu, Siti (45), warga lainnya, menyebutkan bahwa suasana kekeluargaan sangat terasa sejak ia menginjakkan kaki di pintu masuk. "Rasanya seperti dibantu saudara sendiri. Sangat memuaskan," tambahnya.

"KUA Kemranjen berkomitmen penuh untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami ingin kehadiran KUA benar-benar dirasakan manfaatnya sebagai pelayan umat yang solutif," tegas Apriliyanto. Upaya peningkatan kualitas layanan ini diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi menjadi standar baru dalam pelayanan publik di wilayah Kemranjen, demi mewujudkan tata kelola administrasi keagamaan yang semakin baik dan dicintai masyarakat. (st)


ASN Harus Multitalenta: Adaptasi Perkembangan Teknologi di KUA

Banyumas - Di era digital saat ini, kebutuhan akan pegawai negeri sipil (ASN) yang multitalenta dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi semakin mendesak. Di KUA Kecamatan Kemranjen, kehadiran Bapak Sigit Panuntun sebagai Penyuluh Agama Islam menjadi contoh nyata bagaimana seorang ASN dapat memaksimalkan kemampuannya untuk memberikan pelayanan yang berdampak.

Bapak Sigit tidak hanya seorang penyuluh, tetapi juga memiliki kemampuan di bidang IT yang sangat diperlukan dalam lingkungan kerja modern. Ia tidak segan-segan untuk membantu rekan-rekannya dalam hal teknis, seperti menyervis printer dan komputer. "Kami bersyukur memiliki Bapak Sigit dalam tim kami," ungkap Apriliyanto, Kepala KUA Kemranjen. Keberadaan ASN seperti beliau menunjukkan betapa pentingnya sikap kolaboratif serta keterampilan beragam dalam meningkatkan efektivitas organisasi.

Daya saing di dunia kerja semakin meningkat, dan oleh karenanya, ASN dituntut untuk tidak hanya menguasai satu bidang, tetapi juga bersedia melaksanakan berbagai tugas. Konsep multi talenta dan multi tasking merupakan kunci untuk mencapai tujuan tersebut. Di KUA Kecamatan Kemranjen, tantangan yang harus dihadapi berkaitan dengan layanan sangat beragam. Dengan adanya ASN yang mampu beradaptasi dan memiliki keterampilan di berbagai bidang, pelayanan publik dapat berlangsung lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Inovasi dan teknologi telah menjadi bagian integral dari layanan di KUA. Oleh karena itu, upaya untuk memaksimalkan kemampuan ASN sesuai kompetensinya sangatlah penting. Bapak Sigit adalah contoh teladan yang menunjukkan bahwa dengan kemauan dan keterampilan yang tepat, ASN bisa memberikan kontribusi yang signifikan. Keterampilan di bidang teknologi informasi, misalnya, sangat berguna dalam menerapkan sistem manajemen data dan informasi yang lebih baik.

Dalam konteks ini, KUA Kecamatan Kemranjen terus berikhtiar untuk memberikan pelayanan yang berdampak. Melalui penguatan kapasitas ASN, diharapkan kualitas layanan kepada masyarakat dapat meningkat. Setiap pegawai, terutama mereka yang memiliki keahlian khusus seperti Bapak Sigit, diharapkan aktif berpartisipasi dalam inovasi dan perbaikan sistem yang ada.

Ke depan, fokus pada pelatihan dan peningkatan kompetensi ASN akan menjadi langkah strategis. Dengan melibatkan para pegawai dalam program pelatihan teknologi dan keterampilan lainnya, KUA Kecamatan Kemranjen dapat mendorong ASN untuk lebih beradaptasi dengan perubahan zaman dan menjadi agen perubahan yang efektif di masyarakat.

Perkembangan teknologi yang pesat menuntut ASN untuk menjadi lebih dari sekadar pegawai pemerintah. Mereka harus menjadi individu yang multitalenta dan mampu menangani berbagai tugas secara efisien. Di KUA Kecamatan Kemranjen, keberadaan ASN seperti Bapak Sigit Panuntun menunjukkan bahwa dengan ketekunan dan keterampilan yang tepat, pelayanan publik dapat ditingkatkan secara signifikan. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, KUA siap menghadapi tantangan masa depan dan memberikan pelayanan yang bermakna bagi masyarakat. (sw)

Kepala KUA Kecamatan Kemranjen "Ngangsu Kaweruh" dari Pensiunan: Kunci Pelayanan Humanis

 Banyumas - Suasana di Desa Sirau Kemranjen tampak hangat dan penuh keakraban. Apriliyanto, Kepala KUA Kemranjen, telah merencanakan untuk mengunjungi Bapak Salam, seorang pensiunan Kepala KUA yang dihormati. Tujuannya bukan hanya untuk menjalin silaturrahmi, tetapi juga untuk "ngangsu kaweruh" atau belajar dari pengalaman dan kebijaksanaan senior yang berpengalaman. (07/01)


KUA (Kantor Urusan Agama) berperan sebagai garda terdepan Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi para petugasnya untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan khusus agar pelayanan yang diberikan dapat memberi dampak nyata dan memuaskan masyarakat. Dalam pertemuan ini, Apriliyanto sangat antusias untuk mendengarkan kiat-kiat dari Bapak Salam yang telah menjalani berbagai tantangan dalam kariernya.

Bapak Salam, dengan senyum ramah, menyambut kedatangan Apriliyanto. Ia membuka perbincangan dengan mengungkapkan pandangannya tentang pentingnya membangun hubungan baik dengan masyarakat. "Pelayanan yang humanis dimulai dari komunikasi yang baik," ujarnya. "Memahami kebutuhan dan harapan masyarakat adalah langkah kunci untuk memberikan pelayanan yang optimal."

Selama percakapan tersebut, Bapak Salam membagikan pengalaman berharga. Ia menekankan betapa pentingnya mendengarkan keluhan dan saran dari masyarakat. "Setiap masukan adalah peluang untuk memperbaiki diri," katanya. Dengan pendekatan yang inklusif, ia merekomendasikan pembuatan forum diskusi rutin dengan warga untuk mendengar secara langsung permasalahan yang mereka hadapi terkait urusan agama dan pelayanan KUA.

Apriliyanto mencatat setiap poin penting yang disampaikan. Ia juga mendapatkan wawasan tentang pentingnya pelatihan dan pengembangan kapasitas pegawai KUA. "Dengan memberikan pelatihan yang sesuai, kita tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap KUA," jelas Bapak Salam. Hal ini tentu berdampak positif pada kualitas pelayanan yang diberikan.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan saling bertukar ide dan harapan untuk masa depan KUA di Kemranjen. Apriliyanto merasa terinspirasi dan lebih percaya diri setelah mendapatkan wawasan dari Bapak Salam. "Belajar dari senior yang berpengalaman seperti Bapak Salam adalah langkah awal yang baik untuk saya dan seluruh tim KUA Kemranjen," tuturnya.

Dengan semangat dan pengetahuan baru yang diperoleh, Apriliyanto berkomitmen untuk menerapkan kiat-kiat yang telah dibagikan, demi menciptakan pelayanan KUA yang berdampak nyata dan memuaskan masyarakat. Kunjungan ini bukan hanya sekadar silaturrahmi, tetapi juga sebuah perjalanan untuk mencapai pelayanan yang lebih baik dan lebih manusiawi, demi masyarakat yang lebih sejahtera. (aa)

Selasa, 06 Januari 2026

Meeting Morning KUA di Awal Tahun: Evaluasi dan Perencanaan

Banyumas - Bertempat di auditorium KUA Kemranjen, suasana hangat dan penuh semangat tergambar jelas saat berlangsungnya meeting morning yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB. Dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kemranjen, Apriliyanto, rapat ini menjadi momen penting bagi seluruh anggota untuk mengevaluasi kegiatan tahun 2025 dan merencanakan langkah-langkah strategis yang akan dijalankan pada tahun 2026. Selasa (06/01)

Dalam kehidupan organisasi, terutama di institusi pemerintahan seperti KUA, evaluasi dan perencanaan memegang peranan penting. Hal ini ditekankan oleh Apriliyanto dalam pembukaannya, menyoroti urgensi evaluasi dan perencanaan KUA sebagai upaya peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Dengan melakukan evaluasi menyeluruh atas kinerja tahun lalu, dapat ditemukan kelemahan serta peluang yang bisa dioptimalkan ke depan.

Rapat ini juga menjadi sarana koordinasi dan konsolidasi bagi ASN di KUA Kemranjen. Para peserta yang hadir, termasuk Galih Lukman Hakim selaku Calon Penghulu, hingga para penyuluh agama seperti Wafiqul Umam dan Sigit Panuntun, berbagi pandangannya masing-masing. Kehadiran mereka sangat penting dalam memastikan setiap program dan kebijakan dapat terlaksana dengan baik dan sesuai tujuan.

Dalam sesi diskusi, beberapa poin prioritas menjadi fokus utama. Laporan pelayanan Nikah Rujuk (NR), Biaya Operasional Perkantoran (BOP), serta data keagamaan menjadi agenda prioritas yang harus disiapkan secara komprehensif. Hal ini diperlukan agar data yang disampaikan tidak hanya akurat tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat. Keseriusan dalam menyiapkan laporan ini menegaskan komitmen KUA Kemranjen untuk terus meningkatkan pelayanan publik yang berkualitas.

Sebagai langkah konkret ke depan, setiap ASN diharapkan dapat merumuskan rencana aksi yang jelas dan terukur. Hal tersebut akan membantu dalam meminimalisir hambatan sekaligus memaksimalkan potensi keberhasilan. Dalam penutupannya, Apriliyanto menyampaikan harapan bahwa seluruh tim dapat bekerja sama secara sinergis, saling mendukung dalam mencapai visi dan misi KUA Kemranjen.

Dengan adanya rapat ini, harapannya adalah KUA Kemranjen mampu menjalankan perannya lebih efektif dan efisien, melayani umat dengan sepenuh hati, serta terus berinovasi dalam menghadapi tantangan di tahun-tahun mendatang. (nz)

Minggu, 04 Januari 2026

Hari Bahagia KUA Kemranjen dalam Jalan Sehat HAB Kemenag

Kemranjen - Ahad, 4 Januari 2026, menjadi hari yang penuh kebahagiaan dan suka cita bagi Keluarga Besar KUA Kemranjen. Dengan semangat yang tinggi, mereka berbondong-bondong menuju Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas untuk mengikuti acara Jalan Sehat yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80 tahun 2026.

Acara ini dimulai dari pagi hari, tepatnya pukul 07.00 WIB, mengundang seluruh keluarga besar Kementerian Agama se-Kabupaten Banyumas. Suasana penuh keceriaan menyelimuti halaman kantor, dipenuhi oleh tawa, salam hangat, dan keberagaman anggota yang hadir.

Jalan Sehat bukan hanya sekadar aktivitas fisik, tetapi juga menjadi simbol kekompakan dan bentuk kecintaan KUA Kemranjen pada kementerian tempat mereka mengabdi. Apriliyanto, Kepala KUA Kemranjen, dengan penuh antusiasme mengatakan, “Partisipasi KUA Kemranjen merupakan bentuk kecintaan kami kepada Kementerian tempat kami bekerja dan mengabdikan diri.” Pernyataan ini mencerminkan rasa bangga dan kesetiaan mereka terhadap institusi yang telah menjadi tempat berkarya.

Aara ini semakin meriah dengan adanya berbagai door prize yang dibagikan kepada peserta. Hadiah-hadiah menarik ini tidak hanya menambah semarak suasana, tetapi juga memberikan motivasi bagi semua peserta untuk ikut serta dalam kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan ini. Suasana kekeluargaan dan solidaritas sangat terasa, menciptakan momen berharga bagi setiap peserta yang hadir.

Kegiatan Jalan Sehat ini bukan hanya sekadar sebuah acara olahraga, melainkan juga sebagai wadah untuk menumbuhkan semangat kebersamaan di antara pegawai Kementerian Agama. Dalam konteks ini, setiap langkah yang diambil selama jalan sehat menggambarkan komitmen mereka untuk mendukung cita-cita dan tujuan kementerian. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta hubungan yang lebih erat antarpegawai sekaligus meningkatkan kesehatan dan kebugaran mereka.

Sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama, KUA Kemranjen menunjukkan bahwa mereka selalu siap untuk berkontribusi dalam setiap kegiatan positif, termasuk dalam merayakan momen-momen penting seperti Hari Amal Bakti ini. Keterlibatan aktif ini diharapkan dapat memotivasi pegawai lainnya untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan serupa di masa mendatang, dengan semangat yang sama.

Dengan semangat dan cinta yang tulus pada kementerian, KUA Kemranjen berhasil mengikuti Jalan Sehat HAB Kemenag 2026 dengan penuh sukacita. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk berolahraga, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun rasa kebersamaan yang kuat. Melalui acara ini, harapan besar untuk terus berkarya dan mengabdi bagi masyarakat pun semakin terwujud. Semoga setiap langkah yang diambil pada hari itu menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus bergerak maju demi kebaikan bersama. (aa)


Family Gathering KUA : Perekat Kekeluargaan dan Semangat Pelayanan Prima


Banyumas - KUA Kemranjen mengadakan acara family gathering yang bertempat di aula 3 Pangiyuban Baturraden. Acara ini berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB dan dihadiri oleh ASN serta honorer KUA Kemranjen beserta keluarga mereka : suami, istri, anak, dan cucu. Kegiatan ini dirancang untuk mempererat rasa kekeluargaan serta meningkatkan kekompakan di antara para anggota keluarga besar KUA. Minggu (04/01/26)

Urgensi Family Gathering di lingkungan kerja seperti KUA Kemranjen tidak bisa diremehkan. Momen berkumpul ini bukan hanya untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk memperkuat hubungan emosional dan ikatan batin antarpegawai. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam suasana informal seperti ini berperan penting dalam menciptakan suasana kantor yang sejuk. Dengan demikian, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat pun akan berdampak lebih positif dan efektif.

Dalam sambutannya, Apriliyanto, Kepala KUA Kemranjen, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi dan loyalitas seluruh ASN dan honorer. "Saya berterima kasih atas dedikasi dan loyalitas seluruh ASN dan Honorer di KUA Kemranjen dalam usaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Apriliyanto. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan di antara pegawai, seraya berkata, "Mari kita jaga kekompakan di antara kita, kita ciptakan dan lestarikan suasana sejuk di dalam hati kita, kantor kita, dan lingkungan kantor kita."

Kehadiran keluarga dalam acara ini turut memperkuat hubungan antarpegawai, menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan produktif. Dengan demikian, family gathering bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sebuah urgensi bagi setiap institusi yang ingin meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanannya. Suasana kantor yang sejuk dan harmonis adalah kunci untuk pelayanan berdampak yang berkualitas tinggi. (sw)

Sabtu, 03 Januari 2026

Refleksi HAB ke-80: Transformasi Digital Dorong Pelayanan Keagamaan Lebih Prima

Banyumas - Tanggal 3 Januari 2026 akan menjadi momen bersejarah bagi Kementerian Agama Republik Indonesia, karena pada hari ini, kita merayakan Hari Amal Bakti (HAB) yang ke-80. Kehadiran Kementerian Agama sejak awal kemerdekaan mencerminkan betapa pentingnya peran lembaga ini dalam menjaga kerukunan dan harmoni di tengah masyarakat yang majemuk. Dalam refleksi ini, mari kita ulas peran dan capaian Kemenag serta harapan untuk masa depan.

Sejak didirikan, Kementerian Agama (Kemenag) telah berfungsi sebagai penjaga nalar agama dalam kerangka kebangsaan. Lembaga ini hadir bukan hanya untuk mengurus administrasi keagamaan, tetapi juga untuk memastikan bahwa nilai-nilai agama dapat memperkuat jati diri bangsa. Dengan usia yang semakin matang, peran Kemenag kini lebih luas, semakin krusial di tengah tantangan globalisasi dan modernisasi yang terus berkembang.

Pada tahun 2025, Kemenag berhasil mencapai beberapa program strategis melalui inisiatif "Kemenag Berdampak". Salah satu sorotan utama adalah transformasi digital dalam layanan keagamaan, yang semakin cepat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Upaya ini tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga membuktikan bahwa agama dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Kemenag berkomitmen untuk menjalankan fungsi sosialnya secara efektif dalam mewujudkan masyarakat yang damai dan maju.

Kantor Urusan Agama (KUA) Kemranjen merupakan salah satu ujung tonbak Kementerian Agama di tingkat kecamatan. Sebagai miniatur Kemenag, KUA ini memegang peranan vital dalam merawat kerukunan antarumat beragama dan memberdayakan ekonomi umat. Apriliyanto, Kepala KUA Kemranjen, menyampaikan harapannya untuk menjaga kerukunan umat agar Indonesia tetap damai dan maju, menegaskan pentingnya peran aktif dari Kemenag di setiap lapisan masyarakat.

Melihat ke depan, harapan kami adalah agar Kementerian Agama terus memperluas perannya dalam memfasilitasi dialog antarumat beragama dan menjadi solusi atas berbagai persoalan sosial. Dengan terus meningkatkan kualitas pendidikan agama dan program pemberdayaan umat, Kemenag dapat berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan nasional. Semoga kita semua dapat bersatu untuk mewujudkan Indonesia yang damai, adil, dan makmur, demi generasi yang akan datang.

Selamat Hari Amal Bakti Kemenag ke-80! Mari kita bersama-sama mendukung upaya Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat dan membangun bangsa yang lebih baik. (aa)

Selasa, 30 Desember 2025

Momen Keakraban dan Fokus Pelayanan dalam Rakor KUA Bersama Camat

Banyumas - Rapat Koordinasi (Rakor) KUA Kemranjen menjadi momen yang tak terlupakan. Rapat ini dimulai pukul 09.00 WIB dan terasa berbeda dengan kehadiran Ika Suprihatin, selaku Camat Kemranjen. Kehadiran beliau tidak hanya menambah semangat, tetapi juga memperkuat sinergitas antara KUA dan kecamatan dalam upaya melayani masyarakat. Selasa (30/12)

Dalam rapat tersebut, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) KUA Kemranjen hadir dan aktif berdiskusi mengenai bagaimana meningkatkan sinergitas untuk pelayanan masyarakat. Tema besar yang diangkat adalah kerja sama dalam menjalankan tupoksi masing-masing, dengan tujuan utama untuk kemajuan masyarakat Kemranjen sebagai ujung tombak dalam memberikan pelayanan yang optimal. Diskusi ini menjadi wadah bagi semua pihak untuk saling mendukung dan memahami peran masing-masing demi kebutuhan masyarakat yang lebih baik.

Acara tidak hanya dipenuhi oleh diskusi, tetapi juga keakraban yang tercipta. Ika mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari ASN KUA Kemranjen, “Terima kasih atas sambutan hangat ASN KUA Kemranjen atas kedatangan saya di sini.” Suasana yang penuh dengan keakraban ini menunjukkan bahwa meskipun ada agenda formal, hubungan antar pegawai tetap dijunjung tinggi.

Apriliyanto, Kepala KUA Kemranjen, menanggapi dengan hangat, “Terima kasih ibu telah hadir di KUA Kemranjen, mohon maaf atas segala kekurangan saat acara.” Ungkapan ini menunjukkan komitmen dan dedikasi dari KUA Kemranjen untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Dengan harapan yang tinggi, rakor KUA Kemranjen ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergitas dalam pelayanan masyarakat. Keberadaan camat yang aktif terlibat diharapkan bisa memicu inisiatif dan inovasi baru dalam pelayanan publik, sehingga masyarakat Kemranjen mendapatkan layanan yang lebih baik dan efisien. Semoga momen keakraban ini terus berlanjut dan menjadi fondasi kuat dalam upaya kolaborasi yang lebih erat di masa depan. (aa)


Selamat Jalan Wahai Sahabat

Hari ini, Selasa 20 Januari 2026 sekitar pukul 17.00 wib kabar mengejutkan datang menghampiri kita. Sore hari, melalui Grup WA, kami menerim...