Dalam kehidupan organisasi, terutama di institusi pemerintahan seperti KUA, evaluasi dan perencanaan memegang peranan penting. Hal ini ditekankan oleh Apriliyanto dalam pembukaannya, menyoroti urgensi evaluasi dan perencanaan KUA sebagai upaya peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Dengan melakukan evaluasi menyeluruh atas kinerja tahun lalu, dapat ditemukan kelemahan serta peluang yang bisa dioptimalkan ke depan.
Rapat ini juga menjadi sarana koordinasi dan konsolidasi bagi ASN di KUA Kemranjen. Para peserta yang hadir, termasuk Galih Lukman Hakim selaku Calon Penghulu, hingga para penyuluh agama seperti Wafiqul Umam dan Sigit Panuntun, berbagi pandangannya masing-masing. Kehadiran mereka sangat penting dalam memastikan setiap program dan kebijakan dapat terlaksana dengan baik dan sesuai tujuan.
Dalam sesi diskusi, beberapa poin prioritas menjadi fokus utama. Laporan pelayanan Nikah Rujuk (NR), Biaya Operasional Perkantoran (BOP), serta data keagamaan menjadi agenda prioritas yang harus disiapkan secara komprehensif. Hal ini diperlukan agar data yang disampaikan tidak hanya akurat tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat. Keseriusan dalam menyiapkan laporan ini menegaskan komitmen KUA Kemranjen untuk terus meningkatkan pelayanan publik yang berkualitas.
Sebagai langkah konkret ke depan, setiap ASN diharapkan dapat merumuskan rencana aksi yang jelas dan terukur. Hal tersebut akan membantu dalam meminimalisir hambatan sekaligus memaksimalkan potensi keberhasilan. Dalam penutupannya, Apriliyanto menyampaikan harapan bahwa seluruh tim dapat bekerja sama secara sinergis, saling mendukung dalam mencapai visi dan misi KUA Kemranjen.
Dengan adanya rapat ini, harapannya adalah KUA Kemranjen mampu menjalankan perannya lebih efektif dan efisien, melayani umat dengan sepenuh hati, serta terus berinovasi dalam menghadapi tantangan di tahun-tahun mendatang. (nz)

Semoga sesuai hasil maksud
BalasHapus