KUA Kemranjen siap untuk melayani anda dengan sepenuh hati

Senin, 13 Oktober 2025

Islam Hargai Perempuan Mandiri: Wafiqul Umam Beri Panduan pada Pertemuan Fatayat NU

 Banyumas — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kemranjen, Wafiqul Umam, hadir dalam pertemuan rutin Fatayat NU Ranting Sidamulya Kemranjen Banyumas untuk memberikan bimbingan penyuluhan bertema “Menjadi Perempuan yang  Berkontribusi Aktif”. Minggu (12/10)

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurussalafiyah Sidamulya ini dihadiri oleh puluhan anggota Fatayat dari berbagai dusun. Materi penyuluhan menekankan pentingnya peran perempuan, khususnya para ibu muda, dalam membentuk keluarga yang kuat, berakhlak, serta berkontribusi bagi masyarakat.

Wafiqul Umam menekankan bahwa Islam sangat menghargai perempuan yang berilmu, mandiri, dan mampu memberikan manfaat, baik di lingkungan rumah tangga maupun sosial.

 “Perempuan berkontribusi Aktif bukan berarti keluar dari kodratnya, tetapi mampu mengembangkan potensi diri, terlibat dalam kegiatan sosial, dan tetap menjaga nilai-nilai agama,” jelas Umam dalam paparannya.

Berikut beberapa kiat menjadi perempuan yang berkontribusi Aktif :

  1. Kenali Potensi Diri  

Sadari bahwa setiap perempuan punya kelebihan. Temukan minat, bakat, dan kekuatan diri untuk dikembangkan.

  1. Tingkatkan Ilmu & Wawasan  

Belajar tidak harus formal. Ikuti majelis ilmu, baca buku, dengar kajian, atau ikut pelatihan keterampilan untuk menambah kapasitas diri.

  1. Mandiri Secara Emosional & Finansial  

Belajar mengelola emosi, tidak mudah baper atau minder. Jika memungkinkan, ciptakan kemandirian finansial melalui usaha kecil, keterampilan, atau kontribusi di komunitas.

  1. Aktif di Masyarakat  

Ikut organisasi sosial atau kegiatan keagamaan (seperti Fatayat, Muslimat, PKK) untuk melatih kepemimpinan dan kebermanfaatan bagi sesama.

  1. Jaga Akhlak & Nilai Keislaman  

Berdaya tidak berarti lepas dari nilai-nilai agama. Justru akhlak yang baik adalah kunci dampak positif di lingkungan.

  1. Menjadi Teladan di Keluarga  

Perempuan berdaya mampu menjadi istri, ibu, dan anak yang memberi contoh positif dalam tutur kata, sikap, dan tanggung jawab.

  1. Bangun Jaringan Positif  

Berteman dan bergaul dengan orang-orang yang bisa saling mendukung, berbagi ilmu, dan menginspirasi.

Bimbingan penyuluhan berlangsung hangat dengan antusiasme peserta yang berbagi pengalaman dan bertanya seputar peran perempuan dalam dakwah, parenting, hingga penguatan ekonomi keluarga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota Fatayat NU semakin termotivasi untuk menjadi perempuan yang cerdas, mandiri, dan menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat, sesuai semangat Islam yang rahmatan lil ‘alamin. (wu)

ASN KUA Kemranjen Luruskan Isu 'Tepuk Sakinah' di Pengajian Muslimat NU

 Banyumas – Ning Zulaikha, ASN KUA Kemranjen hadir dalam kegiatan Pengajian rutin Muslimat NU Ranting Sibrama Kemranjen Banyumas untuk memberikan sambutan dan meluruskan pemahaman terkait “Tepuk Sakinah”, yang sempat menjadi perbincangan di masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh para anggota Muslimat NU, tokoh masyarakat, serta ibu-ibu jamaah setempat. Dalam kesempatan tersebut, Ning Zulaikha menjelaskan bahwa Tepuk Sakinah bukan bagian dari ibadah atau ajaran baru, melainkan metode kreatif dalam edukasi keluarga sakinah, yang disusun untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, cinta, dan tanggung jawab dalam rumah tangga. Sabtu (11/10)

“Tepuk Sakinah bukan ritual, tapi sarana edukatif yang diperkenalkan untuk memperkuat pemahaman tentang keluarga sakinah dengan cara yang menyenangkan, khususnya bagi ibu-ibu dan remaja,” ujar Ning.

Penjelasan tersebut disampaikan secara terbuka dan disambut positif oleh seluruh peserta. Para jamaah mengaku lebih memahami maksud sebenarnya, sehingga kesalahpahaman yang sempat muncul dapat terselesaikan dengan baik.

Kegiatan ini menunjukkan peran aktif seluruh ASN KUA Kemranjen dalam menjaga pemahaman keagamaan yang moderat, lurus, dan damai di tengah masyarakat, serta mencegah munculnya stigma atau penilaian keliru terhadap metode dakwah yang bersifat inovatif. (wu)

Jumat, 10 Oktober 2025

Jalin Kerja Sama, KUA Kemranjen dan SMP Tamtama Siap Tingkatkan Spiritualitas Siswa


Banyumas - Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kemranjen melakukan silaturahmi dan diskusi edukatif dengan Sri Imtihanah Kepala SMP Tamtama Kemranjen dalam rangka menjalin kerja sama terkait pembinaan rohani siswa.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program penyuluhan berbasis kelembagaan pendidikan, guna memperkuat pembinaan moral, keagamaan, dan karakter peserta didik di tingkat sekolah menengah. Kamis (09/10)

Dalam pertemuan tersebut, Koordinator Penyuluh Agama Islam, Miftahudin, menyampaikan pentingnya penguatan pendidikan rohani Islam di kalangan pelajar sebagai benteng moral di tengah tantangan zaman, serta menawarkan kolaborasi program seperti bimbingan akhlak, kultum Jumat, dan pembinaan remaja masjid sekolah.

Kepala SMP Tamtama Kemranjen menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama secara berkelanjutan dalam menghadirkan kegiatan keagamaan yang menyenangkan dan mendidik.

“Kami berharap kehadiran penyuluh agama dapat menambah nilai spiritual siswa, serta mendukung program sekolah dalam membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak mulia,” ungkapnya.

Silaturahmi ini ditutup dengan kesepakatan awal untuk menjadwalkan kegiatan pembinaan rohani secara rutin bersama penyuluh agama di lingkungan sekolah. [yud/wu]

Selamat Jalan Wahai Sahabat

Hari ini, Selasa 20 Januari 2026 sekitar pukul 17.00 wib kabar mengejutkan datang menghampiri kita. Sore hari, melalui Grup WA, kami menerim...