Banyumas - Dalam suasana penuh khidmat pada malam hari Jumat, 09 Januari 2026, Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin di Sumur Amba Kebarongan Kemranjen menyelenggarakan acara yang sangat spesial: Haflah akhirussanah, Haul Masyayikh, dan Tahlil Massal. Acara ini bukan hanya sekadar acara tahunan, tetapi juga menjadi wujud nyata dari sinergi antara ulama dan umaro dalam membangun umat.
Dalam kesempatan ini, hadir Bapak Miftahudin dan Bapak Yono, penyuluh agama Islam yang mewakili Kepala KUA Kecamatan Kemranjen. Kehadiran mereka menandakan adanya sinergi antara media silaturrohmi KUA dan Ponpes, yang selama ini terus berupaya mempererat hubungan dalam rangka memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Sinergi ini tentunya sangat penting dalam membina spiritual dan moral umat.
Pembicara utama pada acara tersebut adalah Syekh Dr. Ammar Azmi A-Rafati Al-Jailani, Imam Besar Masjid Al Aqso Palestina. Kehadirannya memberikan nuansa internasional dan menambah kharisma acara tersebut. Pembicaraan beliau tentang pentingnya persatuan di kalangan umat Muslim sangat menginspirasi para jamaah yang hadir, terutama di tengah tantangan yang dihadapi oleh komunitas Muslim di seluruh dunia.
Selain itu, acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting lainnya, seperti Camat Kemranjen, Kapolsek Kemranjen, serta Kepala Desa Kemranjen. Keberadaan mereka menunjukkan dukungan pemerintah dalam memajukan pendidikan agama dan membawa pesan damai dari ulama kepada masyarakat. Sebuah kolaborasi yang kuat antara pihak-pihak ini sangat diharapkan dapat membentuk generasi yang lebih baik ke depan.
Ketua Panitia, Gus Mukhtarul Anam, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada segenap tamu undangan dan semua pihak yang telah mendukung kesuksesan acara ini. “Tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari semua pihak, acara ini tidak akan bisa terselenggara dengan baik,” ujarnya. Pernyataan ini mencerminkan betapa pentingnya kerjasama antar elemen masyarakat dalam membangun umat yang lebih kuat.
Secara keseluruhan, Haflah Ponpes Hidayatul Mubtadiin kali ini bukan hanya sekadar ajang perayaan, tetapi juga menjadi wadah untuk menguatkan tali persaudaraan dan kerjasama antara ulama dan umaro. Melalui acara seperti ini, diharapkan tercipta ikatan yang semakin erat dalam membangun umat, menuju masyarakat yang lebih religius, damai, dan sejahtera. (mf)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar