KUA Kemranjen siap untuk melayani anda dengan sepenuh hati

Minggu, 30 November 2025

Dedikasi Penghulu : Mengantar Janji Suci di Tengah Kabut Pagi

 Kemranjen (29/11/2025) – Di tengah suasana pagi yang mendung, Apriliyanto, Kepala/Penghulu KUA Kemranjen, menyiapkan diri untuk melaksanakan tugas pentingnya: pelayanan pencatatan nikah. Hari itu, dia berangkat lebih awal dari rumah pada pukul 07.30 WIB. Dengan tujuan agar dapat menikmati perjalanan dan mengantisipasi potensi kemacetan serta kondisi jalan yang banyak berlubang, langkahnya disertai semangat yang tinggi.

Sesampainya di Kemranjen sekitar pukul 08.10 WIB, ia langsung menuju lokasi akad nikah pertama di Sirau. Meskipun jadwal resmi mulai pukul 09.00 WIB, ketepatan waktu menjadi salah satu prioritasnya untuk menunjukkan komitmen dalam pelayanan prima kepada masyarakat. Setelah menyelesaikan akad di lokasi pertama, Apriliyanto melanjutkan perjalanan ke jadwal kedua dan ketiga yang berlokasi di Alasmalang.

Dari sudut pandangnya, Apriliyanto mengungkapkan bahwa peran seorang penghulu jauh lebih luas daripada sekadar mencatat dan mengesahkan akta nikah. Mereka adalah garda terdepan dalam memberikan bimbingan dan pembinaan kepada masyarakat, dengan harapan setiap rumah tangga yang dibangun dapat berlandaskan iman dan keyakinan yang kuat. "Kami ingin membantu masyarakat membentuk keluarga sakinah, mawaddah, warahmah," jelasnya penuh makna.

Menurut Apriliyanto, perkawinan merupakan ikatan lahir batin antara pria dan wanita sebagai pasangan suami istri. Tujuannya jelas, yaitu membentuk rumah tangga yang bahagia dan kekal, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Momen ini bukan hanya tentang legalitas, tetapi juga tentang tanggung jawab moral untuk menciptakan hubungan yang harmonis dan penuh kasih.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Apriliyanto juga menekankan pentingnya pendekatan humanis. Berhadapan dengan berbagai tantangan cuaca dan kondisi jalan yang kurang mendukung, keselamatan dalam perjalanan menjadi prioritas utama. "Meskipun harus menghadapi berbagai rintangan, kami selalu berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tambahnya.

Dengan dukungan dari pemangku kepentingan lain dan sikap profesionalisme, para penghulu dapat memastikan bahwa setiap calon pengantin merasa dihargai dan diperhatikan. "Kami tidak hanya melakukan ikatan lahir, tetapi juga bertanggung jawab terhadap ikatan batin yang akan mengikat mereka," ujarnya, memberikan penekanan pada komitmennya.

Melalui pelayanan pencatatan nikah ini, Apriliyanto dan rekan-rekannya berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Tugas mereka bukan hanya sekadar formalitas, melainkan sebuah misi untuk membangun keluarga-keluarga yang kokoh dan penuh cinta. Dalam perjalanan pagi yang mendung itu, terlihat betapa besar rasa tanggung jawab dan dedikasi yang dimiliki oleh para penghulu sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat. (@p)

Selamat Jalan Wahai Sahabat

Hari ini, Selasa 20 Januari 2026 sekitar pukul 17.00 wib kabar mengejutkan datang menghampiri kita. Sore hari, melalui Grup WA, kami menerim...