Banyumas – Penyuluh Agama Islam Kemranjen, Yono, Sigit dan wafi melakukan Diskusi lintas iman yang berlangsung hangat di sela-sela kegiatan Ratu Beriman bersama BPK Slamet dari PHDI Kabupaten Banyumas, bertempat di Pedaleman Pura Giri Kendeng. (23/12)
Kegiatan ini juga diikuti oleh para penyuluh agama dari wilayah Tambak, Kemranjen, Sumpiuh, dan Somagede. Dalam suasana penuh keakraban dan saling menghargai, diskusi difokuskan pada penggalian sejarah Pura Giri Kendeng sebagai salah satu situs penting umat Hindu di Banyumas. BPK Slamet memaparkan latar belakang berdirinya pura, nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya, serta peran pura dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di masyarakat sekitar.
Selain itu, diskusi juga mengulas sejarah tokoh Subali dan Sugriwa yang dikenal dalam kisah epos Ramayana. Pembahasan tersebut tidak hanya dilihat dari sudut pandang keagamaan, tetapi juga dari aspek budaya dan kearifan lokal yang telah hidup dan diwariskan secara turun-temurun.
Para penyuluh agama yang hadir tampak antusias mengikuti diskusi, menyimak pemaparan, serta saling bertukar pandangan. Dialog yang terbangun mencerminkan semangat toleransi, keterbukaan, dan saling belajar antarumat beragama.
Kegiatan diskusi lintas iman ini dinilai mampu menambah khazanah keilmuan serta memperkuat pemahaman lintas agama. Diharapkan, melalui forum semacam ini, terjalin semakin erat persaudaraan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya. (am)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar