Banyumas - Penyuluh agama memiliki peran krusial dalam membantu masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan sosial yang terus meningkat, upaya kolaboratif dari berbagai pihak menjadi sangat penting. Salah satu pendekatan yang diambil oleh Miftahudin, Penyuluh Agama Islam di KUA Kemranjen, adalah mengoptimalkan bantuan dari berbagai sumber dana, seperti Zakat, Infaq, dan Shodaqoh. Senin (19/01/26)
Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) memiliki peran sentral dalam pengelolaan zakat, infaq, dan shodaqoh. Melalui organisasi-organisasi ini, masyarakat didorong untuk menyalurkan dana mereka dengan lebih efektif dan terarah. Dengan demikian, orang-orang yang membutuhkan dapat memperoleh dukungan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Pemahaman dan edukasi mengenai fungsi dan manfaat dari lembaga-lembaga tersebut sangat penting agar masyarakat lebih aktif berpartisipasi dalam program-program sosial ini.
Miftahudin menyadari betapa pentingnya keaktifan ASN KUA dalam membantu masyarakat di tingkat desa. Hal ini termasuk pemantauan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berasal dari Dana Desa. Pada tanggal 19 Januari 2026, beliau berpartisipasi dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) Desa Grujugan Kemranjen. Melalui forum ini, beliau memastikan bahwa bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat yang kurang mampu.
Kepala KUA Kemranjen, Apriliyanto, juga memberikan dukungan penuhnya terhadap inisiatif ini. Ia menegaskan pentingnya peran aktif dalam mengawal program-progam yang ditujukan kepada masyarakat bawah. "Kita harus berperan aktif dalam mengawal program yang sasarannya masyarakat bawah, agar tepat sasaran dan memiliki dampak yang positif untuk meningkatkan kemampuan ekonomi mereka," tegasnya. Kolaborasi antara penyuluh agama, pemerintah desa, dan lembaga amil zakat sangat vital untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya menjangkau penerima manfaat, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi mereka.
Membantu sesama melalui jalur yang berbeda adalah kunci untuk mencapai kesejahteraan bersama. Dengan adanya mekanisme yang jelas dan partisipasi aktif dari semua pihak, kita dapat memperkuat jaringan dukungan sosial bagi masyarakat yang kurang mampu. Melalui upaya gerilya penyuluh agama dan kerjasama antara pemerintah dan lembaga amil zakat, harapan untuk kehidupan yang lebih baik bagi semua lapisan masyarakat dapat terwujud. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa bantuan yang ada dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi mereka yang membutuhkan. (aaa)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar