KUA Kemranjen siap untuk melayani anda dengan sepenuh hati

Kamis, 15 Januari 2026

Perkuat Literasi Qur'ani: Bimbingan Penyuluh KUA Kemranjen Beri Bekal Tahsin Dini di MI Banyumas

Banyumas – Baru-baru ini, MI Nurul Falah sukses menjadi tuan rumah dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama Islam (bimluh) yang dipandu oleh Miftahudin, penyuluh agama Islam dari Kemranjen. Dalam acara yang berlangsung pada Rabu (14/01) ini, tema yang diangkat adalah tahsin, atau perbaikan bacaan Al-Qur’an, yang sangat penting bagi siswa-siswa madrasah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat literasi Qur'ani di kalangan generasi muda.

Sesi bimluh ini dilaksanakan di laboratorium agama dekat area madrasah, menciptakan suasana belajar yang lebih fokus dan kondusif. Metode yang digunakan adalah sorogan, di mana setiap siswa berkesempatan untuk membaca Al-Qur’an secara bergiliran. Dengan bimbingan langsung dari pemateri, makhraj dan tajwid para siswa diperbaiki. Proses ini menghasilkan pengalaman belajar yang khidmat dan mendalam, karena siswa mendapatkan perhatian penuh saat mereka membaca.

Nailin, seorang guru kelas di MI Nurul Falah, menyampaikan rasa syukur atas partisipasi KUA Kemranjen dalam program bimluh ini. “Kami sangat berterima kasih atas dasar ilmu agama yang diberikan. Semoga anak-anak kami semakin terbekali dan mampu membaca Al-Qur’an dengan baik,” ungkapnya, menunjukkan antusiasme dan harapan akan kemampuan bacaan murid-muridnya.

Program bimluh yang diadakan oleh KUA Kemranjen diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar Al-Qur’an sejak dini, sekaligus memperkuat pondasi keagamaan peserta didik. Hal ini sejalan dengan komitmen KUA Kemranjen dalam mendukung pendidikan akhlak dan literasi Qur’ani di lembaga pendidikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda tidak hanya memahami Al-Qur'an, tetapi juga mencintainya, sehingga tumbuh sebagai generasi yang cinta Al-Qur'an.

Dengan langkah-langkah seperti ini, kita bisa memastikan bahwa nilai-nilai agama dapat tertanam dengan baik dalam diri anak-anak kita, serta membekali mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan. Peran penyuluh agama seperti Miftahudin pun sangat krusial dalam proses ini, sebagai penggerak yang membantu menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki cinta yang mendalam terhadap Al-Qur'an. (mf)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat Jalan Wahai Sahabat

Hari ini, Selasa 20 Januari 2026 sekitar pukul 17.00 wib kabar mengejutkan datang menghampiri kita. Sore hari, melalui Grup WA, kami menerim...