Kemranjen – Suasana penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti Kantor Urusan Agama (KUA) Kemranjen saat pasangan pengantin baru, Syafaul Umam dan Riris Tri Kusumaningsih, menjalani hari bersejarah mereka. Pasangan yang telah menunggu momen sakral ini dengan penuh harap tiba di KUA, dengan hati yang berbunga-bunga menantikan prosesi akad nikah yang dijadwalkan pukul 09.00 WIB.
Setelah melalui proses pengecekan berkas secara teliti dan dinyatakan lengkap oleh petugas, prosesi akad nikah pun dilaksanakan dengan suasana khidmat. Wali dari pengantin pria, dalam kesempatan tersebut, mengucapkan ijab kabul yang disambut dengan penuh kekhidmatan oleh Umam yang menjawab Qobul. Saksi-saksi yang hadir turut menyatakan sahnya pernikahan tersebut, menandai babak baru dalam kehidupan pasangan muda ini.
Momen bahagia ini disertai tangis haru dari keluarga dan kerabat yang hadir, sebagai bentuk syukur atas keberhasilan perjuangan cinta keduanya yang penuh rintangan. Perjalanan cinta Syafaul dan Riris selama ini dikenal tidak mulus; keduanya harus menghadapi berbagai tantangan baik dari segi jarak maupun faktor eksternal lainnya. Meski demikian, tekad mereka untuk bersatu tetap kokoh hingga akhirnya hari bahagia itu tiba.
Kepala KUA Kemranjen, Apriliyanto, turut memberikan pesan bijak kepada kedua mempelai serta seluruh hadirin. Ia menyampaikan bahwa “Perjuangan menuju halal yang kalian jalani adalah berat, tapi lebih berat lagi adalah menjaga keluarga yang akan dan sedang kalian bangun. Maka tetaplah bersama dalam suka maupun duka, saling mendukung, saling menguatkan, dan jangan saling melemahkan.” Pesan ini menjadi pengingat penting bahwa pernikahan bukan hanya tentang momen bahagia di hari H, melainkan juga tentang komitmen jangka panjang untuk saling menjaga dan memperkuat satu sama lain.
Pengalaman pribadi selama bertugas di KUA Kemranjen menunjukkan bahwa banyak pasangan muda seperti Syafaul dan Riris yang menghadapi berbagai tantangan sebelum akhirnya meraih kebahagiaan. Data statistik dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan pernikahan di Indonesia meningkat seiring dengan kesadaran akan pentingnya persiapan mental dan spiritual sebelum menikah. Bimwin pra-nikah serta dukungan dari keluarga menjadi faktor kunci dalam memastikan keberlangsungan rumah tangga yang harmonis.
Prosesi akad nikah hari ini menjadi contoh nyata bahwa meskipun perjalanan menuju pernikahan penuh liku-liku, keteguhan hati dan doa restu dari keluarga mampu mengantarkan pasangan ke pelaminan dengan lancar dan penuh berkah. Semoga pernikahan Syafaul Umam dan Riris Tri Kusumaningsih menjadi awal dari kehidupan baru yang penuh cinta, saling menghormati, dan saling mendukung dalam membangun keluarga sakinah mawaddah warahmah. (aaa)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar