KUA Kemranjen siap untuk melayani anda dengan sepenuh hati

Selasa, 13 Januari 2026

Diskusi Pagi, Nutrisi Otak Sebelum Bimluh

Banyumas - Ruang Penyuluh KUA Kemranjen pada Selasa pagi tampak lebih dinamis dari biasanya. Seluruh Penyuluh Agama Islam Kemranjen mengikuti diskusi santai yang dipandu oleh Galih Lukman Hakim, calon penghulu KUA Kemranjen. Tema yang diangkat adalah dampak negatif praktik nikah sirri dalam masyarakat, baik dari sisi administrasi hukum hingga implikasi sosial bagi keluarga dan keturunan. (13/01)

Dalam jalannya diskusi, peserta saling bertukar pandangan dan pengalaman ketika mereka turun ke lapangan melakukan bimbingan masyarakat (bimluh). Diskusi ini diproyeksikan sebagai ajang menambah referensi wawasan dan bekal argumentasi bagi penyuluh ketika memberikan penyadaran kepada masyarakat.

Sigit, salah satu Penyuluh Agama Islam Kemranjen, menuturkan bahwa forum kecil semacam ini sangat penting untuk memperkaya khazanah keilmuan. “Diskusi kecil seperti ini sangat penting bagi kami untuk menambah wawasan, sehingga ketika turun bimluh kami memiliki dasar penjelasan yang cukup,” ungkapnya.

Suasana diskusi berjalan cair dan partisipatif. Selain mengupas sisi persoalan sosial dan administrasi, beberapa penyuluh juga menyinggung kaitan nikah sirri dengan prinsip perlindungan hak-hak perempuan dan anak. 

Di akhir sesi, Galih menegaskan bahwa penyuluh memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat agar kecenderungan nikah sirri dapat diminimalisir melalui proses pencatatan nikah yang resmi sesuai ketentuan.

Diskusi ditutup dengan harapan agar forum-forum serupa dapat dilaksanakan secara rutin guna meningkatkan kapasitas penyuluh dalam menjalankan tugas kepenyuluhan di wilayah Kemranjen. (Y)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat Jalan Wahai Sahabat

Hari ini, Selasa 20 Januari 2026 sekitar pukul 17.00 wib kabar mengejutkan datang menghampiri kita. Sore hari, melalui Grup WA, kami menerim...