Banyumas - Miftahudin, penyuluh agama Islam KUA Kemranjen, kembali turun berpartisipasi dalam kegiatan bimbingan mental dan rohani (bimluh) di MT Nurudz Dholam Rumah Tahanan (Rutan) Banyumas. Pada kesempatan tersebut, ia mengangkat tema “Pentingnya Bertaubat di Akhir Zaman Agar Selamat Dunia dan Akhirat.” (13/01)
Di hadapan para jamaah yang mengikuti dengan khidmat, Miftahudin menekankan bahwa taubat bukan hanya sekadar penyesalan, namun juga kesungguhan untuk memperbaiki diri. “Taubat membuka pintu keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat,” ujarnya dalam tausiah.
Selain itu, Miftahudin juga menegaskan urgensi untuk senantiasa beristiqomah dalam membaca istighfar sebagai salah satu bentuk permohonan ampun dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Pada akhir bimluh, yang akrab dipanggil Udin itu menyampaikan harapan agar setitik ilmu yang diberikan mampu menjadi tetesan harapan bagi kehidupan para jamaah. “Semoga apa yang kita pelajari hari ini memberi manfaat dan menjadi awal kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.
Kegiatan berjalan lancar, penuh nuansa hikmah, serta menjadi ruang refleksi bagi jamaah untuk menata hati dan mempererat ikhtiar dalam memperbaiki diri. (mf)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar