Banyumas - Di tengah perjalanan hidup, banyak di antara kita yang mungkin pernah merasakan pahitnya kegagalan dalam sebuah hubungan. Namun, seperti pepatah mengatakan, "setiap akhir adalah awal yang baru." Kesempatan kedua untuk menikah bukan hanya sekadar melanjutkan hidup, tetapi juga sebuah kesempatan untuk memperbaiki segala kesalahan dan meraih kebahagiaan sejati.
Roi Riswanto dan Esa Rizqiana adalah contoh nyata bagaimana cinta dapat menemukan jalannya kembali. Setelah ijab qobul yang dilaksanakan pada hari Jum'at, 09 Januari 2026, di Balai Nikah KUA Kemranjen, mereka resmi menjadi pasangan suami istri. Dalam momen berharga ini, kepala KUA Kecamatan Kemranjen, Apriliyanto, bertindak sebagai wali hakim dan dengan bijak mengingatkan betapa pentingnya untuk tidak membanding-bandingkan pasangan saat ini dengan seseorang dari masa lalu. Hal ini sangat krusial, mengingat pengalaman pahit yang mungkin dibawa dari pernikahan sebelumnya.
Dalam sebuah pernikahan, menjaga perasaan satu sama lain adalah kunci utama untuk menciptakan keharmonisan. Kang Penghulu yang memimpin prosesi pernikahan mengingatkan bahwa salah satu penyakit yang sering kali menghantui pasangan yang pernah mengalami kegagalan adalah perbandingan yang tidak sehat. "Ojo dibanding-bandingke," ucapnya, menekankan bahwa setiap individu memiliki keunikan dan kekurangan masing-masing. Ketika kita mampu menerima pasangan dengan segala kelebihan dan kekurangan, cinta akan semakin kuat.
Setelah ijab qobul, Bapak Kyai Makhrus memanjatkan doa untuk kedua mempelai agar senantiasa disatukan dalam cinta dan kasih sayang. Doa tersebut diamini oleh seluruh yang hadir, menunjukkan harapan dan dukungan dari keluarga serta teman-teman. Melestarikan cinta dan kasih sayang bukan hanya tentang menunjukkan perhatian, tetapi juga tentang memahami dan saling mendukung satu sama lain dalam setiap langkah.
Kesempatan kedua untuk menikah adalah sebuah anugerah yang harus disyukuri. Dengan komunikasi yang baik, pengertian yang dalam, dan komitmen untuk saling menjaga perasaan, setiap pasangan dapat meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Semoga kisah ROI dan ESA menjadi inspirasi bagi kita semua untuk tidak takut mencintai lagi dan menjalani hidup dengan penuh harapan. (nz)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar